Sambut HUT Ke-80 Pomad, Denpom Mamuju Perkuat Misi Kemanusiaan Lewat Donor Darah
Mamuju – Denpom XXIII/2 Mamuju menggelar bakti sosial donor darah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad) 2026.
Donor darah berlangsung di Markas Komando Denpom XXIII/2 Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (3/6). Kegiatan tersebut menjadi upaya nyata mendukung kebutuhan darah, sekaligus memperkuat peran sosial institusi militer di tengah masyarakat.
Aksi kemanusiaan tersebut melibatkan personel TNI, Polri, serta sejumlah unsur instansi pemerintah. Seluruh peserta secara sukarela mendonorkan darah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.
Denpom XXIII/2 Mamuju menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) dalam proses pengumpulan hingga pengelolaan darah. Kolaborasi itu diharapkan mampu memperkuat ketersediaan stok darah di Sulbar yang menjadi kebutuhan penting bagi layanan kesehatan.
Dandenpom XXIII/2 Mamuju, Letkol Cpm Agustadi menegaskan, bahwa donor darah tidak hanya menjadi agenda seremonial peringatan HUT Pomad, tetapi juga merefleksikan komitmen prajurit dalam menjalankan nilai-nilai kemanusiaan.
“Melalui kegiatan sosial donor darah ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran prajurit Pomad tidak hanya dalam tugas penegakan disiplin dan hukum militer, tetapi juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama,” kata Letkol Cpm Agustadi.
Menurut Agustadi, kebutuhan darah masih menjadi tantangan yang harus mendapat perhatian bersama. Karena itu, partisipasi berbagai elemen dalam kegiatan donor darah memiliki arti strategis untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan transfusi.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pemenuhan stok darah di Sulawesi Barat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah secara rutin.
“Setetes darah yang kita donorkan sangat berarti bagi keselamatan dan kehidupan orang lain. Oleh karena itu, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dan membantu memenuhi ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” tandasnya.
Momentum HUT ke-80 Pomad tahun ini tidak hanya menegaskan peran institusi dalam penegakan disiplin dan hukum militer, tetapi juga memperlihatkan keterlibatan aktif prajurit dalam agenda sosial kemasyarakatan. Donor darah menjadi salah satu instrumen pengabdian yang langsung menyentuh kebutuhan publik, terutama dalam mendukung pelayanan kesehatan dan keselamatan jiwa masyarakat.





