Perkuat Dukungan Pendidikan Qurani, GM PLN UID Sulselrabar Salur Beasiswa bagi 59 Santri Tahfiz Pondok Pesantren Hidayatullah Mamuju

waktu baca 2 menit

Mamuju – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Upaya tersebut berlangsung melalui penyaluran beasiswa pendidikan kepada 59 santri penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Hidayatullah, Mamuju, Kamis (24/7).

Penyaluran bantuan berlangsung saat General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah bersama jajaran manajemen melakukan kunjungan ke pondok pesantren tersebut. Kegiatan itu turut melibatkan Manager PLN UP3 Mamuju dan Ketua Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Mamuju.

Beasiswa yang bersumber dari YBM PLN tersebut menyasar para santri tahfiz sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan sekaligus memperkuat pembinaan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan. Program ini juga menjadi instrumen pemberdayaan yang bertujuan mendorong lahirnya generasi Qurani yang memiliki kapasitas intelektual dan integritas moral.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah menegaskan, YBM PLN merupakan wujud kepedulian insan PLN dalam menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat, terutama pada sektor pendidikan.

“Kami berharap bantuan beasiswa ini dapat memberikan motivasi kepada para santri untuk terus berprestasi, menjaga semangat dalam menghafal Al-Qur’an, serta menjadi generasi yang berakhlak mulia dan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan masyarakat,” ujar Edyansyah.

Menurut Edyansyah, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya bergantung pada aspek akademik, tetapi juga memerlukan penguatan karakter dan nilai moral. Karena itu, dukungan terhadap lembaga pendidikan keagamaan menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi yang mampu menjawab tantangan masa depan.

Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan PLN melalui YBM PLN. Ia menilai bantuan tersebut memiliki dampak positif bagi para santri, terutama dalam menunjang proses pendidikan dan pengembangan kemampuan menghafal Al-Qur’an.

Menurutnya, dukungan yang diberikan PLN mencerminkan sinergi yang baik antara dunia usaha dan lembaga pendidikan dalam mencetak generasi Qurani yang unggul, berdaya saing, dan memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat.

Program beasiswa pendidikan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan PLN dan YBM PLN dalam memperluas manfaat sosial di tengah masyarakat. Selain menjaga keandalan pasokan listrik, PLN juga terus mengembangkan berbagai program tanggung jawab sosial yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan nasional.