Kompetensi TPID Sulbar Ditingkatkan lewat Capacity Building dan Bimtek Penyusunan Laporan Evaluasi Kinerja

waktu baca 2 menit

Mamuju – Pj Sekprov Sulbar, Amujib membuka kegiatan capacity building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan bimbingan teknis penyusunan laporan evaluasi kinerja TPID, Jumat 14 Februari 2025.

“Ini dalam rangka bagaimana menyusun laporan terkait dengan kinerja TPID. Dengan melalui proses capacity buildingnya se-Sulbar,” kata Amujib.

Ia mengatakan,  ini menjadi bahan evaluasi Pemprov Sulbar, sejauh mana tim TPID bekerja.

“Kita mau lihat sejauh mana bekerja dalam pengendalian inflasi. Ini disampaikan seluruh tim TPID kabupaten,” tambahnya.

Sementara itu, melalui kegiatan ini dibahas juga bagaimana pengendalian inflasi ke depannya.

“Karena tantangan kita semakin berat ke depan, kolaborasi itu bukan hanya menjadi suatu kata. Tapi suatu hal yang harus kita laksanakan,” ungkapnya.

Sebab, diinginkan pengendalian inflasi kedepan semakin berjalan dengan baik, meskipun tantangannya semakin berat.

“Paling tidak tim TPID bisa memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Inflasi bisa dikendalikan dan deflasi tidak dalam karena dua ini pasti ada, tapi bagaimana kita bisa kendalikan,” ujarnya

Sehingga, masyarakat bisa hidup layak dengan pemenuhan pangan yang tidak mahal.

Sedangkan, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Barat, Eka Putra Budi Nugroho menyampaikan ada tiga aspek tujuan kegiatan ini.

“Pertama kolaborasi bahwa pengendalian inflasi ini menjadi tanggungjawab bersama  tidak hanya Pemerintah maupun mitra kerja BI, tapi termasuk semua elemen masyarakat,” ucapnya.

Kemudian, kedua optimalisasi sesuai tantangan yang ada, bagaimana bisa mengotimalisasi dengan efektif.

“Ketiga ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat Sulbar dan inflasi bisa dikendalikan terus menerus,” tandasnya.(rls)

error: Content is protected !!