Pemprov Sulbar Gelar Gubernur Cup Archery 2026, Pembinaan Atlet Jadi Fokus
Mamuju — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat membuka Kejuaraan Gubernur Cup Archery Sulbar 2026 sebagai upaya memperkuat pembinaan olahraga prestasi sekaligus mendorong lahirnya atlet panahan yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Kejuaraan yang berlangsung di Lapangan Panahan Kompleks Stadion Manakarra, Mamuju, Selasa (30/6), menjadi turnamen panahan terbuka pertama yang digelar di Sulawesi Barat.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Sulawesi Barat Bau Akram Dai membuka kejuaraan tersebut mewakili Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka.
Ajang yang diselenggarakan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Sulawesi Barat itu diikuti 193 atlet nomor individu dan 32 tim mixed dari 20 klub yang berasal dari delapan provinsi, yakni Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Kalimantan Timur, dan Papua Selatan.
Para atlet akan bertanding pada enam divisi, yaitu U-10, U-13, U-15, U-18, Recurve, dan Compound. Kehadiran peserta dari berbagai daerah menunjukkan mulai berkembangnya minat terhadap kejuaraan panahan di Sulawesi Barat sekaligus memperluas ruang kompetisi bagi atlet usia dini hingga senior.
Dalam sambutannya, Bau Akram Dai mengapresiasi Perpani Sulawesi Barat dan panitia yang berhasil menyelenggarakan kejuaraan berskala nasional. Menurutnya, penyelenggaraan turnamen tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem olahraga prestasi di daerah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Perpani Sulbar beserta seluruh panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan Gubernur Cup Archery Sulbar 2026,” kata Bau Akram.
“Konsep penyelenggaraannya sudah mengarah pada sebuah championship. Ke depan, kami optimistis kejuaraan ini dapat berkembang menjadi event yang diikuti atlet dari berbagai negara. Untuk saat ini saja sudah berhasil menghadirkan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Ini merupakan capaian yang patut kita banggakan,” lanjutnya.
Ia menilai pembinaan olahraga tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, pemerintah daerah memandang penyelenggaraan kompetisi secara berkelanjutan sebagai salah satu instrumen untuk mencetak atlet sekaligus membentuk karakter generasi muda.
“Kejuaraan Gubernur Cup Archery Sulbar 2026 bukan sekadar kompetisi olahraga. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam memperkuat pembinaan olahraga prestasi secara berjenjang, terarah, dan berkelanjutan. Harapan kami, melalui kejuaraan seperti ini akan lahir atlet-atlet panahan Sulawesi Barat yang mampu mengharumkan nama daerah pada level nasional hingga internasional. Sejalan dengan arahan Bapak Gubernur, pembangunan SDM unggul harus dilakukan melalui berbagai sektor, termasuk olahraga,” tegas Bau Akram.
Ketua Panitia Firman mengatakan, seluruh pertandingan diharapkan berlangsung dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menjadi sarana mengukur kemampuan atlet dari berbagai daerah. Menurutnya, kejuaraan tersebut juga menjadi momentum memperluas pembinaan panahan di Sulawesi Barat melalui kompetisi yang rutin dan berjenjang.
Pembukaan kejuaraan turut dihadiri Ketua KONI Sulawesi Barat Samsul Samad, anggota DPRD Kabupaten Mamuju Sugianto, Ketua Perpani Sulawesi Barat Haluddin, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Setelah seremoni pembukaan, Bau Akram bersama sejumlah undangan mencoba membidik sasaran di arena pertandingan sebagai penanda dimulainya kompetisi.




