Menenun Masa Depan Ekonomi Sulbar, Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dicanangkan

waktu baca 2 menit

Mamuju — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi mencanangkan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Aula Andi Depu Lantai 3 Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Kamis (18/6).

Pencanangan dilakukan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka bersama Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS RI, Moh. Edy Mahmud didampingi Kepala BPS Provinsi Sulawesi Barat, Suri Handayani.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pembukaan Rapat Kerja Pimpinan Semester I Tahun Anggaran 2026 dalam rangka Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Strategis Nasional (ProSN) dan Program Prioritas Provinsi Sulawesi Barat.

Hadir dalam kesempatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Barat, para Bupati se-Sulawesi Barat, pimpinan instansi vertikal, kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, akademisi, perwakilan dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Pencanangan SE2026 ditandai dengan prosesi simbolis pembukaan tirai oleh Gubernur Sulawesi Barat dan Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS RI. Di balik tirai tersebut ditampilkan alat tenun dan kain Tenun Sekomandi berlogo Sensus Ekonomi 2026 sebagai simbol pembangunan ekonomi yang bertumpu pada data berkualitas.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Barat menegaskan bahwa data statistik memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, data yang berkualitas menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pembangunan yang baik harus dimulai dari data yang baik. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Sulawesi Barat untuk mendukung dan mensukseskan Sensus Ekonomi 2026. Terimalah petugas sensus yang datang dan berikan informasi yang benar agar kita memiliki data yang akurat sebagai dasar pembangunan daerah,” tandas Gubernur SDK.