Operasi Antik Polman Masuk Radar Pengawasan Polda, Satgas Ikut Diperiksa

waktu baca 2 menit

Polman — Operasi Antik Marano 2026 yang menyasar penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Polewali Mandar memasuki tahap pengawasan.

Tim Pengawasan Operasi (Wasops) Itwasda Polda Sulawesi Barat memeriksa pelaksanaan operasi di Polres Polman, Jumat (28/8).

Pengawasan berlangsung saat Operasi Antik Marano memasuki hari ke-11 dari 14 hari masa operasi. Operasi berlangsung sejak 18 hingga 31 Agustus 2026.

Tim Wasops tidak hanya memeriksa pelaksanaan teknis. Pemeriksaan mencakup administrasi dan tata kelola operasi, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian hingga penggunaan anggaran.

Pemeriksaan berlangsung pada masing-masing satuan tugas yang terlibat dalam Operasi Antik Marano 2026. Tim juga melakukan pendalaman terhadap dokumen dan pelaksanaan tugas setiap Satgas.

Koordinator Tim I Wasops Itwasda Polda Sulbar, KBP Lalu Moh Syahir, meminta seluruh personel memahami sasaran operasi dan menjalankan tugas sesuai ketentuan.

Ia menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara maksimal dan sungguh-sungguh selama operasi berlangsung.

Kapolres Polman AKBP Zaky Maghfur mengatakan pengawasan tersebut penting untuk memastikan operasi berjalan sesuai rencana sekaligus memperbaiki kekurangan yang ditemukan selama pelaksanaan.

“Kami berkomitmen untuk terus memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Polman. Seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Antik Marano agar melaksanakan tugas secara profesional, maksimal dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas AKBP Zaky Maghfur.

Pengawasan berlangsung di Posko Operasi Polres Polman. Tim Wasops dipimpin KBP Lalu Moh Syahir selaku Koordinator Tim I dan didampingi KOMPOL Rusdin selaku Ketua Tim, bersama sejumlah personel serta operator.

Kapolres Polman didampingi Kabag Ops AKP Suparman saat menerima tim pengawasan tersebut. Operasi Antik Marano 2026 sendiri masih berlangsung hingga 31 Agustus.

Putar suara