Satu Dekade Polda Sulbar, Gubernur Dorong Penguatan Sinergi Polisi dan Pemerintah Daerah
Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka menegaskan pentingnya kemitraan strategis antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mempercepat pembangunan.
Penegasan itu ia sampaikan saat menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Polda Sulawesi Barat, Senin (1/6). Menurut Suhardi Duka, keberadaan kepolisian saat ini tidak lagi terbatas pada fungsi keamanan dan penegakan hukum.
Institusi Polri juga mengambil peran penting dalam mendukung berbagai agenda pembangunan, terutama program-program yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.
“Hari ini, kita sama-sama memperingati 10 tahun Polda Sulbar. Tentu kehadiran polisi di daerah memegang peranan strategis, baik dalam menjaga ketertiban dan keamanan, maupun penegakan hukum,” ujar Suhardi Duka.
Ia menilai keterlibatan kepolisian dalam berbagai persoalan sosial menunjukkan transformasi peran institusi tersebut sebagai mitra pembangunan. Kolaborasi lintas sektor, kata dia, menjadi faktor penting untuk mempercepat penyelesaian sejumlah tantangan daerah.
“Yang paling penting, polisi sekarang ini juga memiliki tugas-tugas sosial, seperti pengentasan kemiskinan dan penurunan angka stunting. Saya kira itu sangat membantu pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia, khususnya di Sulawesi Barat,” ucapnya.
Dalam perspektif pembangunan daerah, sinergi antara pemerintah dan kepolisian memiliki nilai strategis karena mampu memperkuat efektivitas pelaksanaan program di lapangan.
Dukungan aparat keamanan dinilai berkontribusi dalam menciptakan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan kebijakan publik, sekaligus mendorong keberhasilan program sosial pemerintah.
Karena itu, Suhardi Duka menyatakan komitmennya untuk terus mendukung jajaran Polda Sulbar dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap hubungan kemitraan yang telah terbangun selama satu dekade terakhir semakin kokoh dan adaptif terhadap berbagai tantangan pembangunan ke depan.
“Oleh karena itu, saya terus mendukung polisi di Sulbar. Semoga peran ini tetap terjaga dengan baik dan kemitraan yang selama ini terbangun dapat terus dipelihara serta ditingkatkan,” tutup Suhardi Duka.
Peringatan HUT ke-10 Polda Sulbar tidak hanya menjadi penanda perjalanan institusi kepolisian di provinsi ke-33 Indonesia tersebut. Momentum itu juga merefleksikan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Selama satu dekade terakhir, Polda Sulbar menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Peran tersebut semakin relevan di tengah tuntutan pembangunan yang membutuhkan stabilitas sosial, kepastian hukum, dan sinergi antarlembaga sebagai fondasi kemajuan daerah.




