Tak Melulu Tilang, Polantas Sulbar Hadiahi Pengendara Tertib dengan Sayuran Segar

waktu baca 2 menit

Mamuju — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat menggabungkan kampanye keselamatan berkendara dengan gerakan ketahanan pangan melalui cara yang tidak biasa.

Pengendara yang tertib berlalu lintas mendapat hadiah sayuran segar hasil panen program Pekarangan Pangan Lestari yang dikelola Ditlantas Polda Sulbar.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Pelayanan BPKB Polda Sulbar, Selasa (2/6). Personel Ditlantas melakukan pemantauan terhadap pengguna jalan yang melintas dan memberikan apresiasi kepada pengendara yang mematuhi aturan lalu lintas.

Berbeda dari pendekatan penegakan hukum yang identik dengan sanksi, kegiatan ini mengedepankan penghargaan sebagai instrumen edukasi. Pengendara yang menunjukkan kepatuhan menerima paket sayuran segar hasil budidaya yang dikembangkan di lingkungan kantor Ditlantas.

Langkah tersebut menjadi bagian dari program Polantas Menyapa, yang bertujuan membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan humanis dan partisipatif.

Antusiasme masyarakat terlihat dari respons para penerima yang menyambut positif kegiatan tersebut. Selain merasa diapresiasi atas kepatuhan mereka di jalan raya, masyarakat juga memperoleh manfaat langsung dari hasil panen yang dibagikan.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulbar, Kombes Pol Nurhadi Ismanto, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kesadaran berlalu lintas, tetapi juga mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif.

“Selain sebagai wujud dukungan terhadap ketahanan pangan, kegiatan ini kami tujukan untuk membangun kedekatan emosional serta rasa saling peduli antara kepolisian dan masyarakat,” kata Kombes Pol Nurhadi Ismanto.

Menurutnya, pendekatan yang mengedepankan apresiasi dapat menjadi sarana efektif untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menanamkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya keselamatan di jalan.

“Kami ingin menyampaikan bahwa kepatuhan berlalu lintas akan mendapatkan penghargaan, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih peduli memanfaatkan lahan pekarangan demi ketersediaan pangan keluarga,” ucapnya.

Program Pekarangan Pangan Lestari yang dikembangkan Ditlantas Polda Sulbar selama ini memanfaatkan lahan kosong di lingkungan kantor untuk budidaya berbagai jenis sayuran. Hasil panen kemudian dimanfaatkan sebagai bagian dari program sosial dan edukasi kepada masyarakat.

Secara konseptual, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa program ketahanan pangan tidak selalu berdiri sendiri. Ketika dipadukan dengan kampanye keselamatan lalu lintas, program itu mampu menghadirkan pesan yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Ditlantas Polda Sulbar berharap pendekatan tersebut dapat mendorong lahirnya dua kesadaran sekaligus, yakni kepatuhan berlalu lintas dan kemandirian pangan keluarga. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan di jalan raya, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.