700 Paket Ramadan Mengalir ke Pasangkayu, Gubernur Sulbar Tekankan Pemerataan Bantuan

waktu baca 2 menit

Pasangkayu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyalurkan 700 paket Ramadan untuk warga Kabupaten Pasangkayu, Minggu (22/2).

Aksi sosial ini hadir sebagai penegasan sikap pemerintah daerah. Ramadan tidak sekadar ritual, tetapi juga ruang berbagi yang nyata.

Penyaluran paket berlangsung dalam buka puasa bersama di Rumah Jabatan Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa. Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, datang langsung dalam kegiatan yang sekaligus mempertemukan pemerintah dan warga dalam suasana kebersamaan.

Di hadapan undangan, Suhardi Duka mengapresiasi dukungan dan kerja sama Bupati Pasangkayu. Ia menilai sinergi provinsi dan kabupaten menjadi kunci agar program sosial tidak berhenti di seremoni, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan warga.

“Kami membagikan kurang lebih 700 paket Ramadan untuk masyarakat Pasangkayu. Semoga dapat memberi manfaat bagi saudara-saudara kita yang menerimanya,” ujar Suhardi Duka.

Namun, ia juga membuka kenyataan di balik distribusi bantuan. Kebutuhan masyarakat jauh lebih besar dibanding kapasitas yang tersedia.

Pemprov Sulbar, kata dia, tetap berupaya menjaga rasa keadilan melalui pembagian yang terukur antarwilayah.

“Tentu bantuan ini belum cukup karena keterbatasan yang ada. Karena itu, pembagian dilakukan di setiap kabupaten sesuai porsinya agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata,” tambahnya.

Buka puasa bersama itu kemudian berubah menjadi panggung pesan sosial. Pemerintah mendorong tradisi berbagi sebagai kekuatan yang merawat persaudaraan.

Di Pasangkayu, paket Ramadan itu bukan hanya bantuan bahan pokok, melainkan juga simbol kehadiran negara di tengah warga. Walaupun dengan kemampuan yang masih terbatas.

error: Content is protected !!
Play sound