Ancam Pengendara, Satlantas Polresta Mamuju Tambal Lubang Jalan Nasional

waktu baca 2 menit
Jajaran Satlantas Polresta Mamuju saat mengecor jalan Trans Sulawesi atau jalan nasional yang berlubang.

Mamuju — Lubang menganga pada jalur Trans Sulawesi di Persimpangan Lima Kali Mamuju, mulai mengancam keselamatan pengendara. Satlantas Polresta Mamuju memilih bergerak cepat sebelum kerusakan itu memicu kecelakaan.

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Mamuju Iptu Muh. Idris bersama sejumlah personel melakukan pengecoran jalan berlubang tersebut, Sabtu (22/8). Mereka menggunakan beton dan mobil molen untuk menutup bagian jalan yang rusak.

Jalur itu setiap hari menanggung arus kendaraan cukup padat. Lubang yang lama terbuka menjadi ancaman serius, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Satlantas mengambil langkah tersebut sebagai penanganan cepat. Polisi menilai lubang itu tidak bisa menunggu terlalu lama karena berpotensi mengganggu arus lalu lintas sekaligus memicu kecelakaan.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan pengguna jalan. Karena jalan ini merupakan jalur Trans Nasional dan cukup ramai dilalui kendaraan, kami berinisiatif melakukan pengecoran agar lubang tidak lagi membahayakan pengendara,” ujar Iptu Muh. Idris.

Idris mengakui perbaikan tersebut hanya bersifat sementara. Personel Satlantas melakukan pengecoran secara swadaya sembari menunggu penanganan permanen dari pihak yang berwenang mengelola jalan.

Langkah itu setidaknya mengurangi risiko pengendara menghadapi lubang saat melintas. Namun, kondisi tersebut sekaligus menunjukkan kebutuhan penanganan jalan secara permanen pada jalur nasional yang menanggung mobilitas tinggi.

Satlantas Polresta Mamuju mengingatkan pengendara agar menurunkan kecepatan saat melintas. Pengguna jalan juga diminta tetap waspada dan mengutamakan keselamatan.

Putar suara