MTQ Diusung Lebih Kompetitif, Pemkesra Sulbar Bidik Kualitas dan Profesionalitas
Sulbar — Biro Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda mempercepat persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat provinsi tahun 2026.
Penguatan koordinasi teknis dan kesiapan infrastruktur menjadi fokus utama untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan tahun ini.
Rapat internal yang berlangsung siang tadi membahas sejumlah aspek krusial. Tim menyoroti sistem pendaftaran berbasis digital, kesiapan lokasi lomba, hingga mekanisme penjurian agar berjalan objektif dan profesional.
Langkah ini menjadi fondasi awal untuk mendorong pelaksanaan MTQ yang lebih terukur dan kompetitif dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, panitia juga menyiapkan skema teknis agar pelaksanaan berjalan efisien dan terorganisasi.
Kepala Biro Pemkesra Setda Sulbar, Murdanil, menegaskan MTQ bukan sekadar agenda seremonial, tetapi ruang strategis untuk memperkuat nilai keagamaan di masyarakat.
“Kami ingin memastikan seluruh persiapan berjalan presisi. Fokus kami tidak hanya pada kemegahan acara, tetapi bagaimana MTQ 2026 ini mampu melahirkan qari dan qariah berkualitas yang nantinya dapat mengharumkan nama Sulawesi Barat di kancah nasional,” kata Murdanil.
Ia menilai kualitas pelaksanaan harus berbanding lurus dengan hasil yang dicapai, terutama dalam mencetak peserta berprestasi. Karena itu, setiap tahapan persiapan mendapat perhatian serius.
Upaya ini sejalan dengan arah kebijakan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menekankan pembangunan sumber daya manusia unggul dan religius. Pemerintah daerah menempatkan penguatan nilai keagamaan sebagai fondasi harmoni sosial di tengah masyarakat.
Selain menjadi ajang kompetisi, MTQ 2026 juga diproyeksikan sebagai sarana pemersatu umat dan penggerak potensi wisata religi di Sulawesi Barat. Pemerintah berharap dukungan luas masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberi dampak positif bagi daerah.





