PLN Pacu Perluasan Jaringan Listrik hingga Pelosok Polman
Polman — Perluasan jaringan listrik di Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, memasuki tahap yang membutuhkan dukungan pemerintah daerah.
PT PLN (Persero) mendorong Pemerintah Kabupaten Polman mempercepat perizinan dan penyediaan lahan untuk membuka akses pembangunan jaringan listrik baru.
Langkah itu menjadi bagian dari persiapan program Listrik Desa (Lisdes) ABT 2026. Program tersebut menyasar wilayah yang masih membutuhkan penguatan akses kelistrikan.
PLN UP2K Sulbar membawa persoalan itu dalam pertemuan bersama Bupati Polman, Samsul Mahmud dan Sekda Polman, Nursaid Mustafa. Manajer PLN UP2K Sulbar Heryanto Sampealang memimpin jajaran PLN ULP Wonomulyo dan ULP Polewali dalam pembahasan tersebut.
Salah satu persoalan yang mencuat ialah kebutuhan perizinan pembangunan jaringan listrik pada kawasan hutan lindung. PLN membutuhkan dukungan pemerintah daerah agar proses tersebut berjalan sesuai ketentuan tanpa menghambat pembangunan infrastruktur.
Kebutuhan lahan juga menjadi perhatian. PLN berkoordinasi dengan Pemkab Polman untuk memperoleh dukungan terhadap lahan yang diperlukan bagi pembangunan sekaligus standardisasi jaringan listrik pada wilayah kerja ULP Wonomulyo dan ULP Polewali.
Persoalan perizinan dan lahan menjadi faktor penting dalam menentukan kecepatan pembangunan. Tanpa koordinasi lintas instansi, rencana perluasan jaringan berpotensi menghadapi hambatan administratif yang memperlambat pelayanan kepada masyarakat.
Manajer PLN UP2K Sulbar, Heryanto Sampealang mengatakan dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu kunci percepatan pembangunan jaringan listrik.
“PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan merata. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah, khususnya dalam aspek perizinan, penyediaan lahan, serta dukungan terhadap pembangunan jaringan listrik,” kata Heryanto, Selasa (6/10).
Di Polman, perluasan jaringan listrik bukan sekadar pembangunan infrastruktur. Ketersediaan listrik turut menentukan kelancaran aktivitas ekonomi, pelayanan pemerintahan, serta kualitas hidup masyarakat. Terutama pada wilayah yang belum memperoleh layanan secara optimal.
Bupati Polman, Samsul Mahmud menyambut koordinasi tersebut. Pemerintah kabupaten menilai kolaborasi dengan PLN penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan kelistrikan.
PLN dan Pemkab Polman selanjutnya akan menjaga koordinasi untuk mengantisipasi kebutuhan listrik masyarakat. Fokus awal mencakup realisasi Lisdes ABT 2026 serta pengembangan jaringan pada wilayah kerja ULP Wonomulyo dan ULP Polewali.




