RSUD Sulawesi Barat Sukses Tangani Persalinan Bayi Kembar Empat dengan Selamat

waktu baca 3 menit

Mamuju – RSUD Provinsi Sulawesi Barat berhasil menangani persalinan bayi kembar empat (quadruplets) melalui operasi sesar (Sectio Caesarea/SC) pada Sabtu (4/7).

Keempat bayi lahir dengan selamat dalam penanganan yang melibatkan tim multidisiplin, sekaligus menjadi kasus pertama kehamilan quadruplets yang berhasil ditangani rumah sakit tersebut.

Pasien, Ny. HS (35), warga Tasokko, Kabupaten Mamuju Tengah, menjalani persalinan pada usia kehamilan 32 minggu. Meski tergolong kehamilan berisiko tinggi karena mengandung empat janin, proses persalinan berlangsung lancar berkat pemantauan intensif selama masa kehamilan serta kesiapan tenaga medis dan fasilitas rumah sakit.

Tim medis yang menangani persalinan terdiri atas dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn), dokter spesialis anestesi, dokter spesialis anak, bidan, perawat, serta tenaga kesehatan lainnya. Kolaborasi lintas disiplin menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan ibu dan keempat bayi selama proses operasi hingga penanganan pascapersalinan.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Yusran Antonius, mengatakan operasi berjalan sesuai prosedur dengan hasil yang menggembirakan. Keempat bayi lahir secara berurutan dengan komposisi bayi pertama perempuan, bayi kedua laki-laki, bayi ketiga perempuan, dan bayi keempat laki-laki.

“Walaupun usia kehamilan masih 32 minggu, namun berkat pemantauan dan perawatan intensif sebelum operasi serta kesiapan tim medis, puji Tuhan seluruh bayi dapat lahir dalam keadaan baik dan sehat. Ini merupakan anugerah yang patut disyukuri. Kami berharap keempat bayi tersebut dapat terus bertumbuh dan berkembang dengan baik serta mendapatkan perawatan optimal hingga siap pulang bersama ibunya,” ungkap dr. Yusran.

Keberhasilan penanganan persalinan ini menjadi salah satu indikator peningkatan kapasitas layanan kesehatan ibu dan anak di RSUD Provinsi Sulawesi Barat, khususnya dalam menangani kasus kehamilan berisiko tinggi yang membutuhkan penanganan komprehensif dan respons cepat.

Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, mengapresiasi kerja sama seluruh tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan persalinan tersebut.

“Keberhasilan penanganan persalinan bayi kembar empat ini merupakan hasil dari kerja sama yang solid, kompetensi tenaga kesehatan, serta kesiapan fasilitas pelayanan di RSUD Provinsi Sulawesi Barat. Kami bersyukur ibu dan keempat bayinya dapat melalui proses persalinan dengan selamat. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan ibu dan anak, sehingga masyarakat Sulawesi Barat memperoleh layanan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujar dr. Musadri.

Ia berharap keempat bayi tersebut dapat tumbuh sehat dan menjadi generasi penerus yang berkualitas.

“Semoga keempat bayi ini tumbuh sehat, kuat, dan menjadi generasi penerus yang membanggakan keluarga serta daerah. RSUD Provinsi Sulawesi Barat akan terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Barat,” tambahnya.

Keberhasilan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sebagai bagian dari implementasi program Panca Daya yang diinisiasi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Salah satu fokus program itu ialah memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui layanan kesehatan yang semakin profesional, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Pencapaian ini sekaligus mempertegas kapasitas RSUD Provinsi Sulawesi Barat sebagai rumah sakit rujukan yang mampu menangani kasus-kasus obstetri berisiko tinggi dengan dukungan tenaga medis kompeten, kolaborasi multidisiplin, serta fasilitas pelayanan yang memadai.