SDK Dorong Wisudawan UT Majene Jadi Pribadi Berintegritas dan Adaptif

waktu baca 2 menit

Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), mengingatkan lulusan perguruan tinggi agar tidak hanya mengejar gelar akademik, tetapi juga menjaga integritas dan kemampuan beradaptasi di tengah perubahan global yang semakin cepat.

Pesan itu disampaikan SDK saat menghadiri Wisuda Universitas Terbuka (UT) Majene Periode I Tahun 2026 di Ballroom Grand Maleo Hotel, Mamuju, Senin (11/5).

Di hadapan 352 wisudawan, SDK menegaskan tantangan dunia kerja dan kehidupan sosial saat ini tidak hanya menuntut kecerdasan, tetapi juga karakter yang dapat dipercaya.

“Saya berharap para wisudawan tidak berhenti pada gelar sarjana saja. Jadilah pribadi yang dapat dipercaya. Di tengah kompetisi, yang bertahan bukan yang paling kuat tetapi yang memegang teguh kepercayaan,” ujar Suhardi Duka.

Menurut SDK, pendidikan tinggi semestinya melahirkan pribadi yang mampu menjaga nilai moral dan tanggung jawab sosial. Ia mengingatkan agar ilmu pengetahuan tidak menjauhkan seseorang dari nilai-nilai luhur.

“Gunakanlah pendidikan dan kecerdasan untuk kebaikan. Jangan sampai ilmu justru menjauhkan kita dari nilai-nilai luhur,” pesannya.

Integritas Bukan Soal Kejujuran

SDK menilai integritas menjadi fondasi utama dalam kehidupan profesional maupun sosial. Ia menegaskan integritas bukan sekadar soal kejujuran, tetapi kemampuan menjaga prinsip ketika memiliki kesempatan untuk menyimpang.

“Integritas diuji justru saat kita memiliki kesempatan untuk menyimpang, bukan saat diawasi,” katanya.

Menurutnya, integritas tercermin dari konsistensi antara ucapan, tindakan, dan tanggung jawab. Sikap itu tampak melalui keberanian menolak jalan pintas, tetap jujur dalam situasi sulit, serta mengambil keputusan benar meski tidak populer.

Selain integritas, SDK juga menyoroti pentingnya kemampuan adaptasi di era transformasi global. Ia menilai perubahan teknologi dan dunia kerja menuntut setiap lulusan terus belajar dan meningkatkan kemampuan.

“Adaptif bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Adaptif berarti mampu membaca arah, belajar dengan cepat, dan bertindak dengan tepat,” tuturnya.

SDK mencontohkan sikap adaptif melalui peningkatan keterampilan atau reskilling dan upskilling, kesiapan menghadapi perubahan, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas.

Wisuda UT Majene kali ini diikuti 352 lulusan program diploma, sarjana, dan pascasarjana dengan tema “Mewujudkan Lulusan Universitas Terbuka Majene yang Revolusioner, Berintegritas, dan Adaptif di Era Transformasi Global”.