Sulbar Jadi Tuan Rumah Liga Sepak Takraw Regional Sulawesi, SDK Bidik Kebangkitan Prestasi
Mamuju – Sulawesi Barat menjadi tuan rumah Liga Sepak Takraw Indonesia Wilayah 3 Regional Sulawesi yang mempertemukan atlet dari enam provinsi di Pulau Sulawesi.
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), berharap penyelenggaraan kompetisi tersebut menjadi momentum membangkitkan kembali prestasi sepak takraw daerah melalui pembinaan atlet yang berkelanjutan.
SDK membuka secara resmi kompetisi yang turut dihadiri Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI), Nukhrawi Nawir, bersama pengurus organisasi dan kontingen peserta.
Liga regional tersebut diikuti enam provinsi, yakni Sulawesi Barat sebagai tuan rumah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan Gorontalo. Seluruh provinsi mengirimkan tim putra, sedangkan kategori putri diikuti lima daerah karena Sulawesi Utara tidak mengirimkan tim.
Dalam sambutannya, SDK menilai Sulawesi Barat memiliki rekam jejak yang kuat dalam cabang olahraga sepak takraw. Menurutnya, daerah itu pernah melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
“Saya kira tidak salah karena kita pernah berprestasi, kita pernah memiliki pemain dunia, dan pernah memasok atlet-atlet nasional. Hanya saja, prestasi itu tidak berlanjut karena mungkin pembinaan yang kurang,” ujar SDK.
Ia mengatakan, pembinaan yang belum berjalan optimal menjadi salah satu faktor menurunnya prestasi sepak takraw Sulawesi Barat dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, pelaksanaan liga regional di Mamuju diharapkan menjadi titik awal menghidupkan kembali sistem pembinaan atlet sekaligus mengembalikan daya saing daerah di cabang olahraga tersebut.
“Dengan kehadiran kembali sebagai tuan rumah, ini menjadi penyemangat bahwa sepak takraw Provinsi Sulbar bisa hidup kembali. Itu harapan kita,” katanya.
SDK berharap kompetisi tidak berhenti sebagai agenda pertandingan antardaerah, tetapi mampu menjadi wadah menjaring atlet-atlet potensial yang selanjutnya dibina secara berkelanjutan agar mampu bersaing di level nasional maupun internasional.
Penyelenggaraan Liga Sepak Takraw Indonesia Wilayah 3 Regional Sulawesi juga diharapkan memperkuat posisi Sulawesi Barat sebagai salah satu daerah penghasil atlet sepak takraw sekaligus mendorong lahirnya regenerasi atlet yang mampu mengembalikan prestasi daerah di tingkat nasional.





