Era Viral Tekan Kinerja ASN, Kominfo Sulbar Ingatkan Risiko Layanan Buruk Cepat Tersebar

waktu baca 2 menit
Apel virtual pemerintah provinsi yang menyoroti pentingnya pelayanan publik.

Sulbar – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo SS) Sulawesi Barat mengingatkan ASN agar menjaga kualitas layanan publik di tengah derasnya arus informasi digital.

Peringatan ini muncul seiring meningkatnya pengawasan publik yang kini berlangsung secara real time. Masyarakat makin mudah mendapat informasi dan mengekspresikannya melalui platform digital.

Kepala Dinas Kominfo SS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menegaskan bahwa pola komunikasi publik telah berubah. Masyarakat tidak lagi bergantung pada media konvensional. Setiap individu kini memiliki akses untuk merekam, menilai, lalu menyebarkan informasi dalam waktu singkat.

Kondisi ini, kata Ridwan, menempatkan kinerja aparatur dalam sorotan terbuka. Layanan yang lambat, tidak transparan, atau memicu keluhan berpotensi cepat menyebar dan membentuk persepsi negatif.

“Kalau pelayanan kita buruk, itu sangat mudah menjadi viral dan berdampak luas,” kata Ridwan.

Ia menyebut arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dalam apel virtual harus menjadi peringatan serius bagi seluruh ASN. Citra pemerintah, menurutnya, kini sangat ditentukan oleh kualitas pelayanan langsung kepada masyarakat.

Ia juga menyoroti dampak viralitas yang tidak selalu positif. Konten negatif yang menyebar luas dapat menggerus kepercayaan publik dalam waktu singkat. Karena itu, pencegahan harus dimulai dari peningkatan disiplin dan profesionalitas aparatur.

Kominfo SS Sulbar mendorong seluruh perangkat daerah membangun sistem pelayanan yang cepat, responsif, dan transparan. Upaya ini dinilai penting untuk menjawab tuntutan masyarakat sekaligus menjaga kredibilitas pemerintah.

“Intinya, jangan beri ruang bagi hal-hal yang berpotensi menimbulkan persepsi negatif. Layani masyarakat dengan baik, karena satu kesalahan kecil saja hari ini bisa tersebar luas dan sulit dikendalikan,” tegasnya.