PNM Janji Tuntaskan Dugaan Pencatutan Data Nasabah di Wonomulyo

waktu baca 2 menit

Polman – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyatakan komitmen menyelesaikan dugaan pembiayaan bermasalah yang berkaitan dengan pencatutan data warga pada Unit PNM Mekaar Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.

Komitmen itu muncul setelah Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badko Sulawesi Barat bertemu manajemen PNM Pusat di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Ketua HMI Badko Sulbar, Kidu Ridwan mengatakan, pertemuan tersebut penting untuk membawa persoalan yang muncul pada tingkat unit agar mendapat perhatian langsung dari manajemen pusat.

Menurut dia, PNM menyatakan kesanggupan menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan operasional perusahaan di Polman, termasuk dugaan pembiayaan bermasalah pada Unit Wonomulyo.

“Komitmennya, seluruh persoalan yang terjadi yang menyangkut PNM di Polman akan segera diselesaikan,” kata Ridwan saat dikonfirmasi, Kamis (13/8/2026).

Ridwan menilai penyelesaian kasus tersebut harus mengacu pada hasil pemeriksaan dan bukti yang objektif. Pendekatan itu penting untuk memastikan setiap pihak memperoleh kejelasan atas persoalan yang muncul.

Ia juga mengingatkan bahwa persoalan pembiayaan yang melibatkan data warga tidak cukup selesai secara administratif. PNM perlu memastikan mekanisme pemeriksaan mampu menjawab posisi warga yang merasa datanya tercatut.

“Menurut Ridwan, persoalan yang muncul di tingkat daerah perlu diselesaikan secara objektif berdasarkan hasil pemeriksaan.”

PNM Unit Wonomulyo juga disebut akan menyiapkan pos pengaduan masyarakat. Fasilitas tersebut menjadi saluran bagi warga untuk menyampaikan laporan dan pengaduan terkait layanan maupun persoalan pembiayaan.

Langkah itu membuka ruang penyelesaian langsung antara warga dan perusahaan. Selain itu, mekanisme pengaduan dapat membantu PNM memetakan persoalan serta menindaklanjuti laporan berdasarkan bukti.

Bagi HMI Badko Sulbar, komitmen tersebut menjadi sinyal positif. Namun, penyelesaian tetap membutuhkan tindak lanjut konkret agar dugaan pencatutan data tidak berhenti pada pernyataan komitmen.

HMI menilai persoalan Wonomulyo kini memiliki peluang untuk segera memperoleh penyelesaian melalui pemeriksaan dan mekanisme pengaduan yang disiapkan PNM.