URL Berhasil Disalin
Inflasi April 2026 Melambat ke 0,13 Persen, Turun 0,28 Poin Persentase dari Maret
News – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) di April 2026 menunjukkan inflasi sebesar 0,13 persen dibandingkan bulan sebelumnya (mtm).
Sementara secara tahunan (yoy), menunjukkan tingkat inflasi sebesar 2,42 persen. Angka inflasi tersebut melandai dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 0,41 persen (mtm) dan 3,48 persen (yoy).
Komponen harga yang diatur pemerintah mengalami inflasi sebesar 0,69 persen, dengan andil inflasi 0,13 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah tarif angkutan udara, bensin, bahan bakar rumah tangga, dan sigaret kretek mesin (SKM).
“Komponen inti mengalami inflasi sebesar 0,23 persen dengan andil inflasi sebesar 0,15 persen. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi komponen inti adalah minyak goreng, nasi dengan lauk, telepon seluler, ayam goreng, laptop/notebook dan gila pasir,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ateng mencatat 30 provinsi di Indonesia mengalami inflasi, sementara 8 provinsi mengalami deflasi. Adapun total provinsi Indonesia saat ini ada 38 provinsi.
“Inflasi tertinggi terjadi di Papua Barat sebesar 2 persen. Sementara deflasi terjadi di Maluku sebesar 0,17 persen,” pungkasnya. (Kumparan/*)























