ASI Tak Cukup, Dukungan Ibu Harus Diperkuat

waktu baca 2 menit

Majene — Keberhasilan pemberian ASI bukan semata soal kemauan ibu. Dukungan keluarga dan kapasitas tenaga kesehatan ikut menentukan apakah ibu mampu bertahan menghadapi berbagai kendala selama masa menyusui.

Persoalan itu menjadi perhatian Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat. Instansi tersebut menggelar Orientasi Konseling Menyusui bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Majene, Sabtu (15/8/2026).

Orientasi itu menyasar kemampuan tenaga kesehatan dalam mendampingi ibu sejak awal menyusui. Mereka mendapat penguatan pengetahuan dan keterampilan konseling, komunikasi efektif, serta cara menangani berbagai persoalan yang berpotensi menghambat pemberian ASI.

Pendekatan komunikasi menjadi bagian penting. Tenaga kesehatan tak cukup hanya menyampaikan informasi teknis. Mereka harus mampu mendengar keluhan, memahami kondisi ibu, lalu memberikan solusi tanpa membuat ibu merasa tertekan.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, mengatakan tenaga kesehatan harus hadir sebagai pendamping, bukan sekadar pemberi informasi.

“Konseling menyusui bukan sekadar memberikan informasi kepada ibu, tetapi bagaimana tenaga kesehatan hadir sebagai pendamping yang mampu mendengarkan, memberikan solusi dan membangun kepercayaan diri ibu dalam menyusui,” ujar dr. Nursyamsi.

Menurut dia, keberhasilan ASI juga bergantung pada dukungan keluarga, tenaga kesehatan, serta lingkungan pelayanan kesehatan. Karena itu, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan menjadi penting agar ibu mendapat bantuan ketika menghadapi persoalan selama menyusui.

Penguatan kapasitas tersebut juga menyasar mutu layanan fasilitas kesehatan Kabupaten Majene. Tenaga kesehatan yang memiliki kemampuan konseling memadai diharapkan mampu mendampingi ibu secara berkelanjutan.

Langkah itu penting karena tantangan menyusui tidak selalu berhenti pada persoalan teknis. Keraguan, tekanan psikologis, minimnya dukungan keluarga, hingga kurangnya informasi dapat memengaruhi keberlanjutan pemberian ASI.

Putar suara